Selasa, Januari 29, 2013

Inilah Nomor-Nomor Yang Diciptakan Oleh Al-Khawarizmi

APAKAH Anda mengetahui bahwa yang di bawah ini adalah nomor-nomor Arab (nomor Islam) yang paling banyak digunakan dalam menghitung di seluruh dunia dan paling mudah digunakan? 
Inilah nomor-nomor yang diciptakan oleh Ilmuwan Besar Islam Al Khawarizmi yang menggunakan sistem sesuai banyaknya sudut. 
Adapun nomor-nomor yang digunakan oleh orang arab sendiri sekarang, dan yang di dalam Al-Qur’an adalah nomor India (Hindy Number) bukan nomor Arab (Islam). 
Nomor-nomor ini terbukti ketika kita membuka program Komputer Microsoft Word, kemudian membuka “Option” lalu ke “Advanced” – “Numeral” dan pilih di sana ada Arabic Number dan Hindy Number. 
Nama Asli dari al-Khawarizmi ialah Muhammad Ibn Musa al-khawarizmi. Selain itu beliau dikenali sebagai Abu Abdullah Muhammad bin Ahmad bin Yusoff. Al-Khawarizmi dikenal di Barat sebagai al-Khawarizmi, al-Cowarizmi, al-Ahawizmi, al-Karismi, al-Goritmi, al-Gorismi dan beberapa cara ejaan lagi. Beliau dilahirkan di Bukhara.Tahun 780-850M adalah zaman kegemilangan al-Khawarizmi. al-Khawarizmi telah wafat antara tahun 220 dan 230M. 
Ada yang mengatakan al-Khawarizmi hidup sekitar awal pertengahan abad ke-9M. Sumber lain menegaskan beliau hidup di Khawarism, Usbekistan pada tahun 194H/780M dan meninggal tahun 266H/850M di Baghdad.

Dalam pendidikan telah dibuktikan bahawa al-Khawarizmi adalah seorang tokoh Islam yang berpengetahuan luas. 
Pengetahuan dan keahliannya bukan hanya dalam bidang syariat tapi di dalam bidang falsafah, logika, aritmatika, geometri, musik, ilmu hitung, sejarah Islam dan kimia.

Al-Khawarizmi sebagai guru aljabar di Eropa

Beliau telah menciptakan pemakaian Secans dan Tangen dalam penyelidikan trigonometri dan astronomi. 
Dalam usia muda beliau bekerja di bawah pemerintahan Khalifah al-Ma’mun, bekerja di Bayt al-Hikmah di Baghdad. Beliau bekerja dalam sebuah observatory yaitu tempat belajar matematika dan astronomi. Al-Khawarizmi juga dipercaya untuk memimpin perpustakaan khalifah. 
Beliau pernah memperkenalkan angka-angka India dan cara-cara perhitungan India pada dunia Islam. Beliau juga merupakan seorang penulis Ensiklopedia dalam berbagai disiplin. Al-Khawarizmi adalah seorang tokoh yang pertama kali memperkenalkan aljabar dan hisab. 
Banyak lagi ilmu pengetahuan yang beliau pelajari dalam bidang matematika dan menghasilkan konsep-konsep matematika yang begitu populer yang masih digunakan sampai sekarang. [dedih mulyad]

Selasa, Januari 22, 2013

Oleh: Muh. Didi Haryono (The Leader ICS)
 
Kasus yang menimpa selebritis akhir-akhir ini cukup banyak, salah satu kasus yang sangat aktual yang menarik untuk diperhatikan/ dikaji adalah kasus yang menimpa Ardina Rasty dan Ezha Gionino yang dinilai sebagai kasus tindakan kekerasan terhadap perempuan sebagaimana perkaranya dilaporkan oleh korban (Ardina Rasty) kepada pihak kepolisian terhadap Ezha Gionino yang telah dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian.
Kasus tersebut perlu dicermati secara bijak dan perlu didalami sebagaimana mestinya, karena kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi begitu banyak dan penulis sangat yakin (haqqul yaqin) bahwa kasus tersebut hanya salah satu yang baru muncul dipermukaan setelah terungkapnya tindakan “kekerasan” yang dilakukan oleh Ezha Gionino terhadap Ardina Rasty. Penulis juga melihat masih banyak tindakan kekerasan terhadap perempuan yang belum terungkap dikalangan pemuda saat ini.
Disisi lain, secara pisikologi sangat berpengaruhi terhadap kejiwaan perempuan yang dikenal lembut dan menggunakan perasaan. Perempuan perlu dihormati dan dijaga sebagaimana islam menjaga dan melindungi kehormatan wanita. Begitu pula orang tua Ardina Rasty yang sangat marah dengan kejadian tersebut.
Penulis tidak membela salah satu di antara mereka, tetapi penulis mencoba untuk mengkaji  masalah ini secara objektif untuk melihat akar permasalahan tersebut terutama kaitannya dengan pergaulan para artis yang sangat menghebohkan dikalangan para remaja. Apalagi, mereka dikenal sebagai pablik figure yang seharusnya memberikan contoh yang baik disisi pergaulannya bukan malah sebaliknya. Tetapi ada hal yang menarik sebagai pelajaran yang berharga bagi semua kalangan termasuk orang tua untuk lebih berhati-hati lagi dan terus memperhatikan pergaulan mereka, jangan sampai terjadi hal seperti itu baru kemudian sadar. Pada hal yang harus segera dieliminir adalah penyebab dan akar masalahnya. Karena kata orang bijak tidak mungkin ada asap jika tidak ada api, tidak mungkin ada akibat jika tidak ada masalah sebelumnya.
Penulis melihat bahwa kasus yang menimpa kedua selebritis tersebut disebabkan oleh “pacaran” dikalangan mereka yang serba bebas. Sehingga, ada anggapan yang keliru di antara mereka, seakan-akan semuanya bisa dilakukan tanpa ada batas sedikitpun atau mungkin dengan anggapan, berlabelkan atau besertifikat “pacaran” semua halal untuk dilakukan. Fakta menunjukan bahwa pacaran yang serba bebas tersebut kita melihat justru lebih banyak mudhorat dari manfaatnya, bahkan berakhir dengan saling membenci dan permusuhan, pada hal sebelumnya sangat akrab dan baik sekali (lihat haramnya pacaran dalam Islam).
Akhirnya, penulis menyatakan bahwa pablik figure harus memberikan contoh yang terbaik bagi masyarakat. Kemudian tindakan kekerasan juga tidak boleh dibiarkan kepada siapapun, baik laki-laki maupun kepada perempuan. Oleh karena itu, penyebabnya harus segera dieliminir dan ditinggalkan supaya hidup bermanfaat dan diridhoi oleh Allah.
Saran: bagi laki-laki yang pernah lakukan tindakan yang serupa terhadap perempuan maka minta maaflah! Saatnya kita bertobat kepada Allah dan berjanjilah dalam hati yang paling kecil untuk melindungi dan menjaga mereka sebagaimana kita menjaga diri kita sendiri.